Kebijakan Mengejutkan Trump: Militer AS Bebas Transgender?

Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Presiden AS Donald Trump kembali membuat gebrakan di awal masa jabatannya. Melalui serangkaian perintah eksekutif, Trump berupaya menyingkirkan apa yang disebutnya "ideologi transgender" dari militer Amerika Serikat. Langkah kontroversial ini diumumkan setelah Trump sebelumnya menegaskan hanya ada dua jenis kelamin, pria dan wanita.

Dalam sebuah pernyataan, Trump menjelaskan tujuannya untuk membentuk kekuatan tempur paling mematikan di dunia. Ia berpendapat, menyingkirkan "ideologi transgender" merupakan langkah krusial untuk mencapai tujuan tersebut. Pernyataan ini disampaikan Trump dalam retret kongres Partai Republik di Miami, seperti yang dilansir AFP.

Kebijakan Mengejutkan Trump: Militer AS Bebas Transgender?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Meskipun Trump sebelumnya telah berjanji untuk memberlakukan kembali larangan bagi pasukan transgender, detail spesifik dari perintah eksekutif ini masih belum dipublikasikan. Perintah tersebut ditandatangani di Air Force One bersamaan dengan sejumlah instruksi lain terkait militer, termasuk seruan untuk membangun sistem pertahanan rudal Iron Dome versi AS.

Lebih lanjut, Partai Republik juga menandatangani perintah untuk mengembalikan anggota angkatan bersenjata yang diberhentikan karena menolak vaksin Covid-19, serta memperluas tindakan keras terhadap program keberagaman di militer. Seorang pejabat Gedung Putih menyebut perintah tersebut sebagai "penghapusan radikalisme gender di militer."

Menteri Pertahanan baru AS, Pete Hegseth, seorang veteran militer dan tokoh Fox News, menyambut baik instruksi Trump dan menyatakan kesiapannya untuk melaksanakannya melalui akun X (dulu Twitter). Keputusan ini menimbulkan kontroversi mengingat kebijakan yang tidak menentu terkait dinas militer bagi warga Amerika transgender dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintahan Demokrat sebelumnya mengizinkan mereka bertugas secara terbuka, sementara Trump berulang kali berupaya mengeluarkan mereka. Larangan pasukan transgender di angkatan bersenjata sendiri dicabut pada tahun 2016 di masa pemerintahan Barack Obama.

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *